
bagai daun hanyut ke laut
terapung dan kembali lagi
menari di bibir pantai
begitulah, hati kita. Akhirnya:
biduk lalu kiambang bertaut
menerjah bisik-bisik sumbang
bertahan dipukul gelombang
bersatu. Akhirnya:
berjalan seiring. Bernafas seirama
menjejak kasih yang hilang
mendakap angan terbuang
membujur lalu. Akhirnya:
melintang patah
untuk sama tegak berdiri
merangkul erat maruah diri
janji pada Ilahi. Akhirnya…

Telanai, 12.30 tengahari, 3 September 2004